Doa doa, Surat Yasin, Surat Al Waqiah, Asmaul Husna, Ayat Kursi, Juz Amma, Contoh Surat Lamaran Kerja, Proposal, Makalah dan Puisi

Friday, April 10, 2015

Contoh Resensi Cerpen Benci (Jangan Takut Patah Hati)

Contoh Resensi Cerpen Benci (Jangan Takut Patah Hati)


Judul Buku      : Benci (Jangan Takut Patah Hati)
Pengarang       : Nurhayati Pujiastuti
Penerbit           : C│Publishing (PT Bentang Pustaka)
Cetakan           : I, Maret 2006
Tebal Buku      : vi+160 Halaman.; 20,5 cm.

            Nurhayati Pujiastuti lahir di Jakarta, 6 maret 1970. Memperoleh gelar sarjana komunikasi dari universitas Slamat Riyadi Solo. Pernah kerja sebagai reporter majalah Aneka Yess, reporter majalah Planet Pop, Dan Superviser di sebuah perusahaanyang bergerak di bidang telekomunikasi.
            Karya-karyanya pernah dipublikasikan di majalah Tomtam, Bobo, Anita, Aneka, Gadis, Kawanku, Hai, Annida, Ummi, Firdaus, Ceria Remaja, Cinta, Femina, Tabloid Nova, Harian Suara Pembaruan dan Harian Solo Post. Buku-buku yang telah diterbitkan adalah Selamat Pagi Nona Peramal (Lingkar Pena Publishing House), Bunga yang Tersisa (Mijan), Kamulah Mendung dan Matahariku, Maaf Bila Aku Membencimu, Lena dan Operator Odog.
            Karya-karyanya terutama buku kumpulan cerpen berjudul Benci ini, menceritakan tentang seseorang yang mempunyai rasa benci tapi berubah menjadi rasa suka dan pada akhirnya patah hati juga. Selain itu buku ini menceritakan antara benci dan cinta, ada selembar tipis batas yang mudah sekali koyak. Karenanya ada ungkapan : jangan terlalu menguber benci atau kamu bakal mencintainya. Begitu pun sebaliknya, cinta seseorang bisa berubah menjadi kebencian yang mendalam. Karena suatu keadaan yang tidak mungkin dipesatukan.
            Namun sangat disayangkan ceritanya terlalu singkat dan tidak dijelaskan endingnya. Mungkin karena judulnya Pata Hati jadi ending dalam setiap ceritanya sakit hati semua.
            Cerita dalam buku ini banyak mengisahkan tentang rasa membenci dan mencinta. Dengan tokoh yang unik, pembaja akan menemukan beragam hayalan sekaligus. Buku ini juga penuh dengan Love is fuelled by chemical and chemistry, menyimpan di akhir cerita dan memiliki sense of humor yang tinggi, unik, puitis, dan menghanyutkan serta mampu membuat kita menikmati rasa patah hati dan luka dari sudut termanis dalam hidup.
            Denagan kata lain, sebuah cerpaen maupun kumpulan cerpen tidak harus endingnya bahagi. Termasuk kumpulan cerpen ini yang sangat layak untuk dibaca oleh para remaja yang ingin mengerti kebencian dan patah hati bisa jadi menyenangkan bila kita melihatnya dari sisi positifnya, dengan cara kita merasakan kalau orang yang kita cinta bukan tercipta untuk kita.
           
Facebook Twitter Google+
 
Back To Top