Doa doa, Surat Yasin, Surat Al Waqiah, Asmaul Husna, Ayat Kursi, Juz Amma, Contoh Surat Lamaran Kerja, Proposal, Makalah dan Puisi

Saturday, March 1, 2014

ORGANISASI PROFESIONAL KEGURUAN

A. Fungsi Organisasi Keguruan
Seperti telah disebutkan dalam salah satu ceratera Jabatan Profesional. Jabatan professional harus memiliki wadah untuk menyatakan gerak langkah dan mengendalikan keseluruhan profesi yaitu organisasi profesi guru di begara kita wadah ini telah ada dan dikenal dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Organisasai ini didirikan sebagai wujud aspirasi guru Indonesia dalam mewujudkan cita-cita perjuangan bangsa. Salah satu tujuan organisasi ini adalah mempertinggi kesadaran sikap, mutu dan kegiatan profesi guru serta meningkatkan kesejahteraan guru.
B. Jenis – Jenis Organisasi Keguruan
Disampaikann PGRI sebagai satu-satunya organisasi guru-guru sekolah yang diakui oleh Pemerintah sampai saat ini ada organisasi guru yang disebut Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejenis yang didirikan berdasarkan anjuran pejabat-pejabat. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan organisasi bertujuan untuk meningkatkan mutu dan profesionalisasi dari guru dalam kelompoknya masing-masing.

A. BIMBINGAN DAN KONSELING
1. Pengertian Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan Konseling merupakan terjemahan dari “BULDANCE” dari akar kata “GUIDE” berarti :
a. Mengarahkan (to ditect)
b. Memandu (to polot)
c. Mengelola (to manage
d. Menyetir (to steer).
Dari definisi diatas dapat diangkat maknanya sebagai berikut :
a. Bimbingan merupakan suatu proses yang berkesenambungan bukan kegiatan seketika atau kebetulan. Bimbingan merupakan rangkaian tahapan kegiatan yang sistematis dan berencana terarah kepada perencanaan tujuan.
b. Bimbingan merupakan “helping” yang identik dengan “aiding” yang berarti bantuan/pertolongan.
c. Tujuan bimbingan adalah individu yang sedang berkembang dengan segala keunikannya.
Ruang Lingkup Bimbingan Konseling
2. Ruang lingkup bimbingan konseling (BK)
Macam – macam ruang lingkup BK sebagai berikut :
1. Program yang di susun dan di kembangkan berdasarkan kebutuhan yang ada di lapangan.
2. Tujuan ideal realitas.
3. Dalam manajemen program mencerminkan komunikasi yang berkesinambungan di antara staf pelaksananya.
4. Memberikan kemungkinan pelayana kepada seluruh siswa sekolah yang bersangkutan.
5. Kegiatan belajar yang di atur menurut skala kualitas.
6. Manajemen program menjamin keseimbangan dan kesinambungan pelayanan dalam hal sebagai berikut.
a. Pelayanan kelompok dan individu
b. Manajemen pelayanan dalam berbagai jenis
c. Pemberian informasi umum dan khusus
d. Mengatur penggunaan alat ukur teks dan non teks
e. Pelayanan konseling individual dan kelompok
f. Manajemen dalam pengumpulan data dan pemberian konseling
g. Penggunaan sumber di dalam dan di luar sekolah
h. Kebutuhan individu siswa dan kebutuhan masyarakat
i. Pemberian informasi tentang berbagai program di sekolah.]
7. Program di susun dengan melibatkan unsur – unsur staf sekolah.
8. Menyusun program Bimbingan dan Konseling (BK) sesuai dengan program di lingkungan sekolah.
9. Pengaturan dalam fasilitas pendidikan.
10. Memperlihatkan peranan penting dalam hubungan sekolah dan masyarakat.
3. Program BK di sekolah
Sudah banyak sekali di Indoensia yang menyelenggarakan program bimbingan dan konseling akan tetapi kalau kita perhatikan dengan lebih cermat penyelenggaraannya tidak didasarkan pada rencana yang disusun dengan teratur dan konprehensif pada waktu sebelumnya.

ADMINISTRASI PENDIDIKAN DALAM PROFESI KEGURUAN
Yang dimaksud administrasi profesi keguruan adalah administrasi keguruan baik yang pendidik maupun sebagai pengajar di sekolah dan terkait dengan cara memperoleh guru.
Dalam memperoleh guru yang akan menjadi pendidik di sekolah seorang administrasi pendidikan ayau administrator sekolah harus dapat melihat bahwa guru-guru yang akan memperolehnya itu sanggup menghargai pekerjaan bagi guru.
Jumlah Guru
Administrator pendidikan dan administrator sekolah haruslah mempertimbangkan berapa banyak jumlah stap pngajar yang dibutuhkan. Jika guru sangat sedikit, produktifitas dan efisiensi pendidikan tidak akan lebih tinggi , sedangkan terlalu banyak ini berarti pemborosan. Menolong guru baru baru banyak pertolongan yang dapat dan harus diberikan oleh administrasi sekolah kepada guru baru untuk lebih mengenal posisinya serta senang dan lebih merasa percaya diri dalam melksanakan tugas-tugas yang baru itu. Pertolongan-pertolongan yang demikian sangat dihargai oleh guru-guru yang b aru memuliai karirnya.
Syarat-syarat perencanaan pendidikan
a. Perencanaan harus didasarkan atas tujuan yang jelas
b. Bersifat sederhana, reliostis dan praktis.
c. Terinci, memuat segala uraian serta klasifikasi kegiatan dan rangkaian tindakan sehingga mudah disesuaikan.
d. Memiliki fleksibilitas sehingga mudah disesuaikan dengan kebutuhan serta sesuai dengan kondisi dan situasi sewaktu-waktu.
PENGERTIAN DAN HAKEKAT ADMINISTRASI PENDIDIKAN
Kata administrasi berasal dari bahasa latin yang terdiri atas “ad” dan ministrare kata ad mempunyai arti yang sama dengan kata “to” dalam bahasa inggris berarti “ke” atau kepada dan ministrare sama artinya dengan kata “to serve to conduct” yang berarti melayani atau membantu.atau mengarahkan. Dalam bahasa Inggris to administer berarti pula mengatur, memelihara dan mengerahkan.
Administrasi pendidikan ialah segenap proses pengarahan dan pengintegrasian seagala sesuatu baik personal, spiritual maupun material bersangkutpaut dengan tujuan pendidikan, sedangkan pendidikan baik diartikan sebagai proses maupuan sebagai produk adalah perseorangan anak didik sendiri lah yang harus membuat perubahan di dalam dirinya sesuai dengan yang dikehendakinya.
B. MANFAAT DAN FUNGSI ADMINISTRASI KEPENDIDIKAN
1. Perencanaan (planing)
Langkah – langkah perencanaan sebagai berikut :
a. Menentukan dan merumuskan tujuan yang hendak dicapai.
b. Meneliti masalah – masalah atau pun pekerjaan yang harus dilakukan.
c. Mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan.
d. Menentukan tahap – tahap atau rangkai yang tindakan.
e. Mermuskan bagaimana masalah – masalah itu akan di pecah kan dan di selesaikan.
2. Pengorganisasian
Pengorganisasian merupakan penyusunan dan pembentukan hubungan kerja antara orang – orang sehingga terwujud satu persatuan dalam mencapai yang telah ditetapkan.
Facebook Twitter Google+
 
Back To Top