Doa doa, Surat Yasin, Surat Al Waqiah, Asmaul Husna, Ayat Kursi, Juz Amma, Contoh Surat Lamaran Kerja, Proposal, Makalah dan Puisi

Thursday, February 19, 2015

Jenis wacana beserta contohnya

Jenis wacana beserta contohnya
Wacana Narasi

Menyambut Bulan Bahasa
Masyarakat bahasa dan sastra indoensia Universitas Galuh setiap bulan Oktober mempunyai tradisi yang sangat bagus yakni, pelaksanaan pekan kreatif bulan bahasa. Aku sebagai mahasiswa tingkat tiga diharuskan mengikuti rangkaian acara dari awal sampai akhir.

Acara pertama diisi dengan seminar nasional. Pembicaranya pun tidak tanggung-tanggung, Tisna Sanjaya, peraih doker S3 di Jerman ini ikut memeriahkan acara bulan bahasa yang dilaksanakan Unibversitas Galuh Ciamis.


Jalan masih terlalu basah, meski mentari sudah memancar namun belum sanggup rupanya untuk menenbus sela-sela pepohonan yang berjajar dipinggir jalan. Seminar bulan bahasa sudah dilaksnakan sejak tahun 2010 lalu, dan tiap tahun sudah rutin acara ini diaksanakan. Aku dan teman sekelasku selalu antusias mengikuti acara ini karena menambah wawasan dan pengetahuan.


Acara langsung dimulai beberapa menit setelah aku datang, teman teman yang lain sudah tiba lebih dulu dan sudah duduk di kursi depan, sementara aku, terpaksa duduk di kursi belakang karena kursi depan sudah penuh terisi.


Acara hari sabtu diisi dengan pementasan drama, aku menjadi pemeran utama alam pementasan drama. Pementasan drama hanya diikuti tingkat 3 dan 4 sedangkan tingkat 1 dn 2 di lombakan pentas musikalisasi puisi.


Suara gemuruh tepuk tangan terdengar menggema saat S. Munir, Drs., MM., membuka acara dan memperkenalkan narasumber. Wajah Kang Tisna terlihat begitu bahagia, aku tak sabar mengikuti jalannya seminar. Rasa lelah selama perjalanan hilang terganti dengan antusiasme untuk menyimak apa yang akan di paparkan sang narasumber.


Wacana Eksposisi

Bulan Bahasa sebagai Ajang Kreatifitas

Program studi bahasa dan sastra Indonesai selalu menjadi prodi terdepan dalam kreatifitas. Agenda tahunan yang selalu dilaksanakan setiap bulan Oktober oleh manajemen program studi bahasa dan sastra indonesia tahun ini kembali dilaksanakan. Acara yang dilaksanakan sebagai kemasan pelaksanaan bulan bahasa diberikan sentuhan menu pendidikan formal dan nonformal


Seminar nasional sebagai sentuhan pendiikan formal yang biasa hanya dihadiri oleh kurang dar 70% mahasiswa, tahun ini terlihat dihadiri oleh hampir 100% mahasiswa. Begitu juga dengan pementasan drama dan musikalisasi, perang poster dan berita sert foto jurnalistik menghiasi acara pekan kreatif. Acara festival drama juga tahun ini diikuti oleh semua kelas, peserta drama juga terlihat begitu antusias, apalagi dari tingkat empat yang mengikuti lomba terlihat habis-habisan, karena tahun ini, menjadi agenda terakhir bagi mereka.


Tidak kalah hebohnya dengan kegiatan musikalisasi puisi yang diikuti oleh tingkat 1 dan 2. Banyak talenta baru bermunculan dan menjadi cikal bakal musisi, penyair bahkan terlihat apik dalam berkolaborasi antara seni musik dan seni peran. Acra pekan kreatif memang selalu memberikan warna tersendiri dan memberikan sesuatu yang membuat spirit sastra kembali bergairah.


Kemansan acara yang segar membuat rangkaian yang melelahkan berubah menjadi hiburan yang dinamis serta memiliki nilai pendidikan yang ekstetis dan menjadikan mahasiswa terangsang untuk jadi pelaku, bukan sekedar menjadi penonton.


Wacana Deskripsi

Pementasan Drama Melahirkan Talenta

Pementasan drama pada rangkaian acara pekan kreatif bulan bahasa menjadikan sesuatu yang menjdi nilai plus acara pekan kreatif. Mahasiswa yang dikelas tidak begitu aktif kadang di panggung dapat melakukan hal yang tidak disangka-sangka, seperti menjadi aktor/ aktres terbaik, atau sutradara terbaik. Memang tidak dapat dipungkiri biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, tapi tidak masalah, harga sebuah kreatifias inilah yang menjadikan mahasiswa beroleh sesuatu.


Kegiatan dibagi kedalam tiga termin, hari jumat seminar nasional dan seminar penelitian hari sabtu festival drama, hari minggu acara musikalisasi puisi sekaligus acara penutupan. Acara seminar diawali dengan pembacaan puisi oleh penulis muda Bode Riswandi yang didatangkan khusus untuk membaca puisi dan menjadi juri musikalisasi puisi.


Pementasan drama yang dilaksanakan pada hari sabtu diawali dengan penampilan aktor terbaik tahun lalu M. Rizky peserta pementasan drama semua ada 14 kelas terdiri dari 8 kelas tingkat 4 dan 6 kelas tingkat 3. Sebagai penampil perdana dibuka oleh pentas dari kelas 4 D, penampilan yang sangat menakjubkan tak ayal mengundang decak kagum penonton.


Pemenrtasan drama tahun ini akan lebih berwarna lagi karena pemerolehan mata kuliah prosa fiksi drama bagi tingka 3 dan sanggar sastra tingkat 4. Hal ini tidak menutup kemungkinan akn muncul talenta baru yang lebih baik dari talenta tahun lalu.


Acara hari minggu dibuka dengan penampilan musikalisasi puisi dari kelas 2 F sebagai juara tahun lalu. Penampilannya memukau penonton, dipenghujung acara lebih meriah lagi, teater pijar dan teater gerobak mengisi panggung dengan menampilkan kebolehan masing-masing. Terlihat perpaduan musik dan tata panggung yang sudah mumpuni ditunjukan kedua kelompok teater ini.


Red karpet menjadi penutup acara sebelum diumumkannya kejuaraan, acara redkarpet sangat ditunggu oleh seluruh mahasiswa, karena ini acara perdana yang dijadikan terobosan baru sebagai ajang silaturrakmi mahasiswa, setiap tingkat berjalan melewati karpet merah dan akhirnya berfoto ria di panggung.



Wacan Argumentasi

Pekan Kreatif Menggali Potensi Mahasiswa

Pekan kreatif bulan bahasa merupakan agenda yang sudah dilaksanakan sejak 4 tahun kebelakang. Acara ini banyak mengelurkan talenta yang berbakat dibidang masing masing, baik seni peran, menulis artikel, puisi atau bahkan menjadi penulis novel. Mahasiswa prodi bahasa dan sastra indonesia kini tidak hanya menerima pendidikan di bangku dan dibatasi ruangan kelas saja. Namun kreatifitas mahasiswa pun digali supaya muncul ke permukaan.


Seminar nasional yang menjadi agenda pertama meberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang ilmu dan teori dalam bidang kebahasaan. Sementara pementasan drama dan musikalisasi puisi memberikan porsi kepada mahasiswa untuk menggali kreativitas.


Kreatifitas mahasiswa ternyata akan terlihat berwarna jika digali dengan seksama, terkadang di bangku perkuliahan, mahasiswa terlihat pasif, namun di panggung dia bisa menjadi ikon yang memiliki daya jual tinggi. Pekan kreatif bulan bahasa sangat membantu mahasiswa untuk mngembangkan bakat yang terpendam bagi mahasiswa.


Pekan kreatif bulan bahasa yang diisi dengan acara seminar, pementasan drama dan musikalisasi puisi. Mahasiswa dari tingkat 1 sampai tingkat 4 ikut berpartisifasi dalam acara ini, dengan acara yang dikemas sedemikian rupa sehingga tidak terkesan membosankan untuk diikuti seluruh mahasiswa. Pekan kreatif sudah dilaksanakan sejak 4 tahun kebelakang. Pekan kreatif dirasa penting bagi mahasiswa sebagai wadah menggali kreatifitas.


Pekan kreatif 2012 memberikan suguhan yang berbeda dari pekan kreatif sebelum-sebelumnya. Ini diharapkan dapat lebih menggali kemampuan mahasiswa dari yang tadinya tidak terlihat dari segi satu sisi, namun dari sisi yang lain dapat terlihat. Sehingga mahasiswa tidak merasa jenuh dengan perkuliahan yang dilakukan. Pekan kreatif bulan bahasa memberikan wadah ang baik bagi mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia.


Facebook Twitter Google+
 
Back To Top