Doa doa, Surat Yasin, Surat Al Waqiah, Asmaul Husna, Ayat Kursi, Juz Amma, Contoh Surat Lamaran Kerja, Proposal, Makalah dan Puisi

Wednesday, June 17, 2015

Pengertian Modal Kerja | MATERI SKRIPSI PROGRAM AKUNTANSI

Pengertian Modal Kerja - Modal dalam suatu perusahaan pada saat ini mempunyai arti yang sangat besar bagi suatu perusahaan.Agar lebih mengerti tentang apa artinya modal maka akan dikemukakan beberapa pendapat menurut para ahli mengenai pengertian modal yaitu sebagai berikut:

Menurut S. Munawir (2004:19) dalam bukunya analisa laporan keuangan:
“Modal adalah hak atau bagian yang dimiliki oleh pemilik perusahaan yaitu ditunjukkan dalam pos modal (modal saham), surplus dan laba ditahan, atau kelebihan nilai aktiva yang dimiliki oleh perusahaan terhadap seluruhutang-utangnya”.

Menurut Mubyarto (1973:94) memberikan definisi:
“Modal adalah barang atau uang, yang bersama-sama faktor produksi tanah dan tenaga kerja menghasilkan barang-barang baru”.

Menurut Riyanto (2010:17) pengertian modal adalah sebagai  berikut:
“Modal dapat diartikan yang bersifat klasik dan non-physical oriented, pengertian modal yang klasik adalah sebagai hasil produksi yang digunakan untuk memproduksi lebih lanjut, sedangkan yang bersifat non-physical oriented adalah modal ditekankan pada nilai, daya beli atau kekuasaan memakai atau menggunakan yang terkandung dalam barang-barang modal”.

Berdasarkan uraian diatas maka modal dapat didefinisikan sebagai berikut, modal merupakan hak pemilik atas harta perusahaan atau kelebihan nilai harta perusahaan daripada jumlah hutang-hutangnya yang digunakan untuk membiayai kegiatan operasi perusahaan.

Modal kerja dalam suatu perusahaan pada saat ini mempunyai arti yang sangat besar bagi suatu perusahaan.Agar lebih mengerti tentang apa artinya modal kerja maka akan dikemukakan beberapa pendapat menurut para ahli mengenai pengertian modal kerja yaitu sebagai berikut:

Pengertian modal kerja menurut Agnes Sawir (2003:129) adalah sebagai berikut:
“Modal kerja adalah keseluruhan aktiva lancar yang dimiliki oleh perusahaan, atau dapat pula dimaksudkan sebagai dana yang harus tersedia untuk membiayai kegiatan operasi perusahaan sehari-hari”.

Menurut J. Fred Weston dan Eugene F. Brigahm (Kutipan Agnes Sawir, 2003:129) menyatakan bahwa:
“Modal kerja adalah investasi perusahaan didalam aktiva jangka pendek seperti kas, sekuritas (surat-surat berharga), piutang dagang dan persediaan”.

Menurut Burton A. Kolb (kutipan Agnes Sawir, 2003:129) mengemukakan bahwa:
“Working capital is the investment of the firm in short-term or current assets, which includes cash, marketable securities, account receivable, short-term notes receivales, inventories, and in some firms, expense prepayments. (Modal kerja adalah investasi perusahaan dalam aktiva jangka pendek atau lancar, termasuk didalamnya kas, sekuritas, piutang, persediaan, dan dalam beberapa perusahaan, biaya dibayar dimuka)”.

Sedangkan menurut Lukas Setia Atmaja (2003:365) mengemukakan bahwa:
“Modal kerja atau working capital, sering pula disebut grossworking capitalatau modal kerja kotor. Didefinisikan sebagai item-item pada aktiva lancar, yakni:  (cash), sedangkan modal kerja bersih atau  net working capital adalah aktiva lancar setelah dikurangi dengan hutang lancar”.

Mengenai pengertian modal kerja ini, Bambang Riyanto (2001:57-58) mengemukakan adanya beberapa konsep yaitu konsep kuantitatif, kualitatif dan fungsional, yang juga diungkapkan oleh S. Munawir (2004:114-146), Agnes Sawir (2003:130) dan Djarwanto (2004:87-88), yaitu:

1.        Konsep Kuantitatif
Konsep ini mendasarkan pada kuantitas dari dana yang tertanam dalam unsur-unsur aktiva lancar dimana aktiva inimerupakan aktiva yang sekaligus berputar kembali dalam bentuk semula atau aktiva dimana dana yang tertanam didalamnya akan dapat bebas lagi dalam waktu yang pendek. Dengan demikian modal kerja menurut konsep ini adalah keseluruhan dari jumlah aktiva lancar.Modal kerja dalam pengertian ini sering disebut modal kerja kotor (gross working capital).

 2.        Konsep Kualitatif
Modal kerja menurut ini adalah sebagian dari aktiva lancar yang benar-benar dapat digunakan untuk membiayai operasi perusahaan tanpa menggangu likuiditasnya, yaitu merupakan kelebihan aktiva lancar diatas utang lancarnya.Modal kerja pengertian ini sering disebut modal kerja bersih (net working capital).

3.        Konsep Fungsional
Konsep ini didasarkan pada fungsi dari dana yang menghasilkan pendapatan, setiap dana yang dikerjakan atau digunakan dalam perusahaan adalah dimaksudkan untuk menghasilkan pendapatan. Ada sebagian dana yang digunakan dalam suatu periode accountingtertentu yang seluruhnya langsung menghasilkan pendapatan bagi periode tersebut (current income) dan ada sebagian dana lain yang juga digunakan selama periode tersebut tetapi tidak seluruhnya digunakan untuk menghasilkan “current income”.

Dari pengertian-pengertian modal kerja diatas dapat disimpulkan bahwa modal kerja merupakan sebagai investasi perusahaan atau dana yang tertanam dalam aktiva jangka pendek atau lancar. Seperti kas, piutang dan persediaan yang dibutuhkan perusahaan untuk kebutuhan operasi perusahaan dan selalu berputar dalam jangka pendek.

Facebook Twitter Google+
 
Back To Top