Doa doa, Surat Yasin, Surat Al Waqiah, Asmaul Husna, Ayat Kursi, Juz Amma, Contoh Surat Lamaran Kerja, Proposal, Makalah dan Puisi

Wednesday, April 22, 2015

CONTOH ABSTRAK SKRIPSI BERJUDUL PENGGUNAAN ALAT PERAGA MANIK-MANIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP PEMBAGIAN DI KELAS II

PENGGUNAAN ALAT PERAGA MANIK-MANIK
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA
 DALAM MEMAHAMI KONSEP PEMBAGIAN
 DI KELAS II
(Penelitian Tindakan Kelas  di  Kelas II SDN 2 Sindangraja 
Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya)


ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan dilapangan bahwa siswa SD kelas II SDN 2 Sindangraja  Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya mengalami kesulitan  yaitu dalam memahami konsep pembagian. Hasil pengamatan dilapangan dari hasil tes kemampuan awal dalam hitungan pembagian , rata-rata  kelas 55,21. Hal ini tidak sesuai dengan standar ketuntasan belajar yaitu 75 %. Sehubungan dengan  itu perlu sebuah upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep pembagian sehingga siswa mampu mengerjakan soal pembagian, salah satunya adalah dengan penggunaan alat peraga manik-manik untuk meningkatkan kemampuan memahami konsep pembagian. Dengan penggunaan alat peraga ini diharapkan siswa memiliki kemampuan dalam  memahami konsep pembagian yang pada akhirnya dapat dengan mudah mengerjakan operasional hitungan pembagian.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data perencanaan,  pelaksanaan dan hasil kemampuan siswa dalam memahami konsep pembagian dengan menggunakan alat peraga manik-manik.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu penelitian yang dilakukan guru di dalam kelasnya sendiri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagi guru, sehingga hasil belajar menjadi lebih meningkat. Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis & Mc Taggart yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Berdasarkan model PTK tersebut maka pada penelitian, pelaksanaan tindakan dan observasi merupakan langkah yang tidak terpisahkan. Maksudnya pada saat dilakukannya tindakan maka saat itu juga observasi dilakukan.
Fokus pada penelitian ini adalah pembelajaran pembagian dengan menggunakan alat peraga. Alat peraga yang dipakai adalah  manik-manik. Penggunaan alat peraga merupakan salah satu cara yang digunakan untuk menerangkan atau mewujudkan konsep dan membantu siswa memahami sesuatu yang abstrak menjadi konkrit.  Hal ini sejalan dengan pendapat  Russefendi (1992 : 229) yang mengungkapkan : “alat peraga itu alat untuk menerangkan atau mewujudkan konsep”.  “Alat peraga juga merupakan alat  bantu untuk mendidik atau mengajar siswa agar yang diajarkan oleh guru dapat mudah dipahami oleh siswa. Atau alat peraga adalah alat yang digunakan oleh guru untuk memperjelas materi yang diajarkan atau mengkonkritkan ikhwal yang abstrak” (Nana Sudjana, 1997 : 33). Dengan menggunakan alat peraga berbentuk manik-manik diharapkan siswa lebih tertarik, terlibat dengan aktif dalam proses pembelajaran sehingga kemampuan siswa dalam memahami konsep pembagian meningkat.
Instrumen yang digunakan adalah adalah tes hasil belajar dan observasi. Tes hasil belajar yang digunakan untuk mengukur keberhasilan siswa dalam memahami konsep pembagian dengan teknik pengerjaan pengurangan berulang dalam pengerjaan hitungan fakta dasar pembagian. Observasi digunakan melalui format observasi untuk mengukur kinerja guru dan siswa dalam pembelajaran pembagian.

Penelitian ini telah berhasil mendeskripsikan implementasi penggunaan alat peraga manik-manik untuk pengerjaan pembagian dengan pengurangan berulang oleh bilangan yang sama. Kemampuan siswa dalam memahami konsep pembagian mengalami peningkatan. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil tes awal ke siklus I terjadi peningkatan sebesar  15 % ( dari 55 % menjadi 70 %) dan di siklus II terjadi peningkatan sebesar 16 % ( dari 70 % menjadi 86 %). Dengan demikian keberhasilan yang dicapai melebihi target keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu 75 %.
Facebook Twitter Google+
 
Back To Top