Doa doa, Surat Yasin, Surat Al Waqiah, Asmaul Husna, Ayat Kursi, Juz Amma, Contoh Surat Lamaran Kerja, Proposal, Makalah dan Puisi

Monday, April 4, 2016

Rukun Iman dan Penjelasannya | Pembahasan Mengenai Rukun Iman

Rukun Iman dan Penjelasannya  - Sahabat abdan pada postingan sebelumnya kita sudah mempelajari mengenai Rukun Islam beserta penjelasannya. Pada kesempatan ini admin kita akan sama-sama belajar memahami tentang Rukun Iman dan Penjelasannya.
Selain Rukun Islam, sebagai seorang muslim tentunya kita wajib juga mengetahui dan memahami mengenai rukun iman. Sebagai seorang muslim kita harus paham dan harus mengamalkannya dengan penuh ikhlas karena Allah SWT. Oleh karena itu, sangatlah penting Rukun iman ini untuk kita amalkan dalam kehidupan sehari- hari. Berikut ini mari kita simak Penjelasan mengenai Rukun Iman di bawah ini:

Rukun Iman ada 6, Diantaranya :

  1. Iman kepada Allah
  2. Iman kepada Malaikat-malaikat-Nya
  3. Iman kepada Kitab-kitab-Nya
  4. Iman kepada Rasul-Nya
  5. Iman kepada hari akhir
  6. Iman kepada takdir baik dan buruk dari Allah swt.
Rukun iman ada 6
Rukun Iman
PENJELASAN MENGENAI RUKUN IMAN

1. Iman kepada Allah SWT
Iman kepada Allah SWT mempunyai arti 
membenarkan dengan sepenuh hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan) bahwa Allah itu benar-benar ada dengan segala sifat keagungan dan kesempurnaan Nya.

2. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah
Iman kepada Malaikat- malaikat Allah berarti memercayai dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menciptakan makhluk yang bernama malaikat. 
 
3.  Iman kepada Kitab-kitab Allah 
Iman Kepada Kitab- kitab Allah berarti kita sebagai muslim haruslah mempercayai dan meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para nabi atau rasul yang berisi wahyu Allah untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa ada 4 kitab Allah diantaranya :
  • Kitab Taurat diturunkan kepada nabi Musa a.s, 
  • Kitab Zabur kepada nabi Daud a.s, 
  • Kitab Injil kepada nabi Isa a.s, 
  • Kitab Al Qur’an kepada nabi Muhammad SAW. 
Al Qur’an sebagai kitab suci terakhir memiliki keistimewaan yakni senantiasa terjaga keasliannya dari perubahan atau pemalsuan sebagaimana firman Allah berikut. 
Artinya : “ Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al Qur’an dan Sesungguhnya Kami yang memeliharanya.” (Al Hijr : 9
4. Iman kepada Rasul-rasul Allah
Iman Kepada Rasul-rasul Allah berarti kaum muslimin haruslah yakin dan mengimani bahwa ada di antara laki-laki dari kalangan manusia yang Allah Ta’ala pilih sebagai perantara antara diri-Nya dengan para makhluknya. Kita Wajib mengimani bahwa semua wahyu kepada nabi dan rasul itu adalah benar dan bersumber dari Allah Ta’ala. Juga wajib mengakui setiap nabi dan rasul yang kita ketahui namanya dan yang tidak kita ketahui namanya.

5. Iman kepada Hari Akhir
Iman Kepada hari Akhir berarti sebagai kaum muslimin wajib kita mempercayai bahwa seluruh alam semesta dan segala isinya pada suatu saat nanti akan mengalami kehancuran dan mengakui bahwa setelah kehidupan di dunia ini akan ada kehidupan yang kekal yakni di akhirat nanti. Keperayaan kepada hari kiamat merupakan masalah sam’iyyat, yakni masalah yang kita ketahui dan kita percayai berdasarkan dalil yang ada dalam Al-Quran dan hadis. Hari akhir yakni hari dimana seluruh kehidupan yang ada di alam semesta ini berakhir, hanya Allah-lah yang maha kekal. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran Surat An-Naml Ayat 87 yang artinya :
“ Dan (ingatlah) hari (ketika) di tiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang ada di bumi, di langit dan segala yang ada di bumi, kecuali siapa yang di kehendaki Allah SWT. Dan semua akan datang menghadap-Nya dengan merendahkan Diri.”
6. Iman kepada Qada dan Qadar, yaitu takdir yang baik dan buruk 
Iman kepada Qada dan Qadar berarti mengitikadkan bahwa sebelum Allah menciptakan dunia berikut seluruh manusia ini, Dia telah membuat ketentuan untuk hidup, mati, kaya, miskin, sakit, umur, dan lain-lainnya yaitu yang disebut Qadha Allah.

Kemudian sekarang kita hidup di dunia, untuk memenuhi ketentuan Allah pada zaman azali sedangkan keadaan sekarang ini disebut Takdir Allah. Baik dan buruknya nasib kita atas ketentuan Allah. Hanya kita wajib berikhtiar dengan cara bersungguh-sungguh dan ikhlas menjalankan semua perintah Allah SWT dan menjauhi Larangan-Nya.
Demikian penjelasan mengenai Rukun Iman Semoga Artikel ini bermanfaat dan bisa menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWt.
Facebook Twitter Google+
 
Back To Top