Surat Yasin, Surat Al Waqiah, Asmaul Husna, Ayat Kursi, Juz Amma, Contoh Surat Lamaran Kerja, Proposal, Makalah dan Puisi

Monday, October 23, 2017

Deretan Nama Tokoh Pejabat yang Sukses yang Dulunya Santri

Deretan Nama Tokoh Pejabat Sukses yang Dulunya Santri - Tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional. Hari Santri Nasional (HSN) merupakan momentum yang menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi para santri. Sebab di hari tersebut, ada pengakuan dari masyarakat dan pemerintah, terhadap peran dan kontribusi kaum santri untuk bangsa ini.

Tak hanya itu Peringatan hari santri nasional setiap 22 Oktobr memberikan pengingat sejarah akan jasa besar santri terhadap kemerdekaan dan kemajuan bangsa Indonesia. Kata-kata mutiara hari santri nasional kali ini akan memberikan inspirasi kepada setiap pembaca dalam mengilhami generasi muda islam dan bangsa. Kalimat bijak hari santri nasional selalu memberikan ruh kebaikan menuju cita-cita besar para santri untuk negeri Indonesia yang baldatun toyyibantun wa robbun ghofur. 

Melihat kondisi saat ini menjadi santri selain menguasai ilmu ke Islaman lengkap dengan budi pekerti yang luhur, juga berwawasan dan melek teknologi. Maka jangan heran, dengan kelebihan yang dimiliki, para santri banyak dipercaya masyarakat untuk menduduki posisi penting, bahkan pemerintahan. Sederet pejabat, penulis, hingga orang terkenal lainnya ternyata pernah merasakan hidup menjadi santri. Mau tahu siapa saja santri yang sukses menjadi pejabat ? Berikut ini khusus untuk anda. Nah, berikut Deretan Nama Tokoh Pejabat yang Sukses yang Dulunya Santri

1. KH.Abdurrahman Wahid ( Gusdur ) 

 
Mantan Presiden Keempat Indonesia ini lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Guru bangsa, reformis, cendekiawan, pemikir, dan pemimpin politik ini menggantikan BJ Habibie sebagai Presiden RI setelah dipilih MPR hasil Pemilu 1999. Dia menjabat Presiden RI dari 20 Oktober 1999 hingga Sidang Istimewa MPR 2001. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil atau "Sang Penakluk", dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. "Gus" adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada anak kiai.

2. KH Hasyim Muzadi
 
Kyai Haji Ahmad Hasyim Muzadi (lahir di Tuban, Jawa Timur, 8 Agustus 1944 – meninggal di Malang, 16 Maret 2017 pada umur 72 tahun) adalah seorang tokoh Islam Indonesia dan mantan ketua umum Nahdlatul Ulama yang menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 19 Januari 2015. Ia juga pernah menjadi pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam di Malang, Jawa Timur, sebelumnya dia sempat mengenyam pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor (1956-1962).

KH. Ahmad Hasyim Muzadi adalah mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, Hasyim Muzadi pernah menjadi pengasuh pondok pesantren Al-Hikam, Malang, Jawa Timur. Hasyim lahir di Tuban pada tanggal 8 Agustus 1944 dari pasangan H. Muzadi dengan istrinya Hj. Rumyati.

3. Mahfud MD

Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D., S.H., S.U. (lahir di Sampang, Madura, Jawa Timur, 13 Mei 1957; umur 60 tahun) adalah Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2011 dan Hakim Konstitusi periode 2008-2013. Sebelumnya ia adalah anggota DPR dan Menteri Pertahanan pada Kabinet Persatuan Nasional. Ia meraih gelar Doktor pada tahun 1993 dari Universitas Gadjah Mada. Sebelum diangkat sebagai Menteri, Ia adalah pengajar dan Guru Besar Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.

4. Lukman Hakim Saifuddin - Menteri Agama di Kabinet Kerja ini juga santri. Lukman Hakim dulunya merupakan santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor. Bahkan saat di Gontor, Lukman Hakim juga dikenal sebagai aktivis Pramuka. Tak hanya itu, Lukman Hakim saat menduduki kelas V Kulliyatul Mu'allimin al-Islamiyah (KMI) kerap diperintah almarhum KH Imam Subakir untuk menyopiri mobil di Gontor.

5.Hanif Dakhiri
 
Hanif Dakhiri dikenal sebagai politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ). Ia sempat mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren yang bernama SMA Al-Muayyad, lokasi tersebut berada di lingkungan Pondok Pesantren Al Muayyad Solo.
AM Fachir

Tidak disangka bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir merupakan lulusan dari sebuah Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur. Ia begitu kuat memperdalam agama Islam.

6. Imam Nahrawi

Ia adalah Imam Nahrawi yang merupakan Menteri Pemuda dan Olahraga. Tidak diduga bahwa ia merupakan lulusan dari Pondok Pesantren Al Kholiliyah An Nuroniyah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

7. M Nasir
 
Sebelum menjadi menteri, beliau telah lebih dulu mendapat tanggungjawab tinggi sebagai Rektor dari Universitas Diponegoro, Semarang. Siapa sangka ia merupakan lulusan dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Pondok Pesantren Mambaul Ilmi Asy-syar’y Sarang, Rembang.

8. Yudi Latif
 
Beliau merupakan Alumnus Pondok Pesantren Darussalam Gontor. Yudi dikenal sebagai aktivis dan cendekiawan dengan pemikirannya tentang keagamaan dan kenegaraan.

9. Saifullah Yusuf

Drs. Syaifullah Yusuf atau yang akrab dipanggil Gus Ipul adalah Wakil Gubernur periode jabatan 2009 hingga 2014. Gus Ipul lahir di Pasuruan, Jawa Timur pada tanggal 28 Agustus 1964 dari pasangan (Alm) H. Ahmad Yusuf Cholil dengan Hj. Sholichah Hasbulloh.

Gus Ipul kembali terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur pada Pilgub Jatim 2013. Gus Ipul menjadi wakil gubernur mendampingi Soekarwo yang menjadi Gubernur Jatim. Hal ini menandakan banyak warga Jatim yang puas dengan pimpinan Soekarwo dan Gus Ipul sehingga keduanya dipercaya kembali memimpin Jawa Timur.

Tak hanya para pejabat di atas, masih banyak lagi tokoh yang merasakan jadi santri pesantren.
Facebook Twitter Google+
 
Back To Top